December 26, 2012

MU'12

Question: As an international ambassador, do you believe that speaking English should be a prerequisite to being Miss Universe? Why, why not?

Her answer: For me, being Miss Universe is not just about knowing how to speak a specific language. It’s about being able to influence and inspire other people. If you have a heart to serve and a strong mind to show people then you can be Miss Universe.


(Janine Tugonon, Miss Philippines)

December 7, 2012

Eerie

Akhirnya gue bisa baca lagi setelah minggu-minggu yang hectic banget. Baru aja selesai baca novel. Tema dari buku itu overall tentang persahabatan. Semua tokohnya masih SMA, di novel itu diceritain dari mereka masih baru masuk SMA sampai lulus... dan kuliah. Ceritanya mungkin biasa, kayak cerita anak SMA biasa. Tapi yang bikin novel itu seru, setiap pikiran dari satu tokoh pasti diperluas jadi bikin ngerasa sehati sama tokoh itu. Ikut seneng, sedih, kaget, degdegan dan... takut. Gue kaget. Menjelang akhir cerita itu ada sesuatu yang bikin gue takut. Setiap gue ngeliat tulisan yang font-nya berbeda itu bikin gue langsung diem. Gue kalau baca novel dan semacamnya pasti serius banget dan saking seriusnya gue baca novel ini.. gue takut. Setelah selesai baca, rasanya ada yang aneh, bagian cerita yang 'itu' bikin nggak tenang. Judul novel 'Selamanya Cinta'... jadi ambigu.

November 8, 2012

Yu-na





Supersupersuper remarkable.

October 13, 2012

September 9, 2012

Good

Lucy: "Did she break your heart?" 
Colin Clark: "A little." 
Lucy: "Good, it needed breaking." 
-My Week With Marilyn

Benar-benar nggak tau harus nulis apa. Berhubung dengan novel Beastly lebih menarik perhatian gue saat ini, jadi mungkin percakapan singkat itu mewakili apa yang ingin gue tulis. Itu bukan apa-apa, cuma sesuatu yang  menarik perhatian gue saat ngeliat News Feed di Facebook. 

July 19, 2012

While it lasts


Saat dulu gue pernah menanyakan 'bagian mana dari SMA yang dibilang seru?', ternyata sekarang jawabannya udah mulai ada. Malah bagian yang seru itu adalah saat berusaha survive sama temen-temen disaat-saat susah dan ngeselin. " Kalau di inget-inget lagi... ternyata seru juga, ya." Itu yang semua temen gue ucapin. Contohnya, MOS. It is funny saat kami saling share tentang apa aja yang terjadi sama mereka saat itu. Gue sendiri aja pasti ketawa kalau inget dulu gue itu kayak gimana. 3 hari poker face dengan segala atribut itu... kalau udah begini sih nggak mikir muka kayak gimana ya, yang penting semua temen gue juga kayak gitu, sama-sama gak ada malu deh dengan rambut dan muka seperti itu.
Dan saat paskib... ngelawan panasnya matahari yang nggak pernah mau ngalah. Ternyata semuanya worth it saat 2012 berhasil ngibarin bendera merah putih. Semua rasa capek, jengkel, muka menghitam, semuanya kebayar kok. Kangen banget saat-saat itu. Satu tahun sama temen sekelas juga super-fun! Belajar bareng 31 murid yang karakternya beda-beda dan surprising.

Dan sekarang adalah tahun kedua gue di SMA. Bakal ada apa lagi, nih?

June 17, 2012

Bear to say


- The Moon that Embraces the Sun

May 19, 2012

The Knight & the Notorious

Ada yang tau, Hanafiah itu siapa dan apa? Kalau misalnya kalian yang suka baca novel banget kayak gue pasti tau Hanafiah. Berawal dari baca novel Putri Hujan dan Ksatria Malam, pertama-tama gue nggak ngerti dengan jalan ceritanya karena itu adalah buku kedua dari sekuel novelnya Sitta Karina. Kesan pertama gue untuk buku itu: Flawless. Dan akhirnya... setelah nunggu lama cetakan ulang novel yang pertama: Lukisan Hujan, komentar gue: Astaga!

Jarang banget, teenlit di Indonesia yang menceritakan cerita tentang kehidupan urban remaja serapih dan seseru cerita karangan Sitta Karina. Ceritanya mengalir dengan sendirinya seiring dengan para karakternya yang beranjak dewasa. Banyak kok, novel lain yang unik, lucu. Tapi yang ini beda. Karakter di buku itu... bener-bener bikin gue jatuh cinta.
Hanafiah adalah nama sebuah keluarga fiksi yang ada di novel itu. Para Hanafiah di novel itu punya karakter masing-masing yang classy dan nggak main-main. Dan serasa REAL!

Diaz Hanafiah
Cowok moody, introvert, gagu dan jutek. Kesan pertama gue ini cowok apaansih, kok sama cewek gini banget. Nggak selamanya kan cewek suka sama cowok yang introvert kayak gini. Tapi waktu tau kalau Diaz itu orangnya ngelindungin banget sama apa yang dia sayang dan jadi seorang hero di novel ini. Astaga, astaga, astaga. Gue cuma bisa mesem-mesem, jerit-jerit sendiri di kamar.
Diaz selalu ada di setiap Sisy butuhin. Diaz selalu ngejagain Sisy saat Sisy dalam masalah. Diaz nggak pernah malu dalam bertindak dan nerima semuanya apa adanya. Ada nggak sih cowok kayak Diaz? Diaz terlalu sempurna.

Nara Hanafiah - Carlo Andara Hanafiah
The badass. The notorious. Nara is a total jerk. Tapi sepupunya Diaz yang satu ini bener-bener bikin gue terkesiap. Setiap kata yang diucapin Nara(Penulisnya sih) selalu aja bener. Nggak bisa diceritain pake tulisan... harus baca langsung. Setiap dia mulai muncul di novel gue senengnya minta ampun! Gue aja nggak percaya kenapa gue malah suka bad boy kayak Nara gini. Ti amo!

Hanafiah itu ada banyaak banget dicerita itu. Top 2 gue adalah Diaz dan Nara. Bertolak belakang banget, ya? haha. Yang satu cool dan playful. Sampai sekarang gue masih nggak nyangka kalau itu cuma fiksi. Hanafiah beneran ada nggak, ya? Kalau mau tahu tentang para Hanafiah lebih jelas klik ini aja ya. Ada silsilah keluarganya segala lagi, haha.
Ohiya, dulu gue udah pernah nge post tulisan ini. Tapi tulis lagi aja nggak apa-apa, ya. Ada quote yang sampai sekarang selalu gue ingat.

" Kalau kamu berpendapat cinta akan semulus dicerita-cerita, itu bullshit."
 - Adrianna Sistania Iswandaryo, Putri Hujan & Ksatria Malam

May 3, 2012

Our faith


to all of us :)

April 15, 2012

EXO


They will be the next big thing. Wait for EXO people...

KAI<3<3

April 5, 2012

Desperately in love





I felt like a stupid girl who is smiling all the time while watching the video. And i just can't resist the song, it makes me overwhelmed.
Harry's and Liam's voice just making me more and more overwhelmed.

March 10, 2012

February 29, 2012

Young and Clueless

Beberapa hari belakangan ini gue merasa ada yang aneh. Iya, rasanya setiap hari itu adalah sebuah flashback. Tiba-tiba aja, hal apapun gampang sekali untuk mengingatkan gue pada tahun lalu. Atau lebih jelasnya, masa SMP gue.

Sedih. Gue ngerasa kasian sama diri gue sendiri karena sampai sekarang gue masih inget aja akan hal itu. Bukan salah siapa-siapa tapi ini semua salah gue sendiri.

 If there's a prize for rotten judgement, i guess i've already won that - Megara(Disney)

Kalau dipikir-pikir lagi gue juga nggak melangkah maju saat itu, gue hanya diem aja dan biarin diri gue tenggelam dalam hal-hal yang merusak self confident. Jadi kalau sekarang gue (mungkin kalian juga) merutuki semua yang udah terjadi dan menyalahkannya pada orang lain. Artinya, masih belum bisa mencerna apa pelajaran dari semua itu kan? Karena yang disalahkan tidak pantas untuk menerimanya dan yang sepatutnya bersalah adalah gue.

Pernah nggak sih mendapatkan sesuatu dari orang lain yang kita nggak memaksa atau pun ingin banget akan hal itu. Pasti seneng kan. Tapi dalam kehidupan ada istilah " Ada aksi, ada reaksi". Jadi semuanya ada timbal baliknya kan?
Hm, coba sekarang ditukar. Posisi kita sebagai yang melakukan 'aksi'. Dan saat hal itu bukan seperti yang kita inginkan. Haruskah kita menyalahkan orang lain? Dan yang tersangkut paut?

February 19, 2012

Whatsup

Seriouslyyyy gue nggak tahu akhir-akhir ini haru nulis apa di blog ini. Sama sekali nggak ada inspirasi tapi ajaibnya gue tetep nulis post ini dan akan terus maksa untuk numpahin semua yang ada di pikiran gue sekarang. Jadi denger curhatan gue ya.
Pertama... tuh kan gue aja nggak tau harus ngomongin apa. Gini aja deh ya, gue kan suka banget sama korean pop gitu. terus tadi tiba-tiba aja lagi youtube-ing ngeliat video concert-nya Shinee lagi. Shinee itu band korea pertama yang gue suka, apalagi ada Minho disituuu


YESSS MINHOO

January 23, 2012

Lonely



WHOAA 2NE1(Y)

January 15, 2012

It is eternal*

Gadis itu menghela nafas panjang. Ia menatap gurunya sekilas, lalu beralih ke papan tulis yang penuh akan tulisan-tulisan yang ingin membuat otak Gadis itu meledak. Sambil membuka kembali buku tulisnya ia mencolek bahu teman sebelahnya.
" Sara, istirahat berapa menit lagi?"
Sara menatap jam tangan ungu-nya sekilas. " Jam sepuluh kurang 10 menit, na."
Elina mengangguk lalu berterima kasih. Sekali lagi Elina menghela nafas. 10 menit lagi ia harus menunggu untuk segera keluar dari kelasnya.

Pernah nggak, ngalamin ini? Saking betenya sama pelajaran dikelas, sampai kita selalu menghela nafas dan selalu melihat jam untuk memastikan waktu pelajaran akan berakhir? Pasti lah ya, kita sebagai pelajar pernah ngalamin kebosanan maximum di kelas. 

Bel tanda istirahat berbunyi. Elina yang sedang mencatat tugas dari gurunya segera mempercepat geraknya. Setelah itu ia langsung membereskan barang-barangnya yang ada di atas meja dan menggampiri Sara. Keduanya langsung berjalan keluar kelas dan bergabung dengan kerumunan murid-murid yang sedang berjalan ke cafetaria sekolah.
Elina memelankan langkahnya sedikit. Tatapannya terfokus pada pintu kelas yang masih tertutup. Di benaknya langsung muncul segala hal yang selama ini ia coba tutupi. Tiba-tiba saja ia penasaran, apa orang yang ada di dalam kelas itu juga memikirkan hal yang sama?

Punya rasa ingin tahu dan ketika rasa itu nggak terpenuhi, kalian kesel nggak, sih? Itu adalah salah satu perasaan terburuk yang pernah dialamin. Masalah besarnya bukan ingin tahunya itu, tapi saat kita memikirkan seribu kemungkinan dari hal yang kita ingin tahu...

Elina merapihkan rambut panjang ikalnya. Setelah itu ia meraih ponsel dari kantung rok pendek sekolahnya. Ia menatap layar ponselnya sekilas lalu menaruhnya kembali. Sara baru saja memberitahunya lewat chat kalau guru yang mengajar sudah datang. 
Hari ini Elina sedang tidak bersemangat untuk belajar disekolah. Ada sesuatu yang mengganjal pikirannya dan membuatnya tidak bisa memfokuskan diri pada pelajaran sejak tadi pagi.
Ia melangkahkan kakinya menuju pintu ruang musik. Ia langsung menghentikan langkahnya ketika sampai diambang pintu. Tubuhnya langsung membeku.
Tatapannya terarah ke seorang laki-laki yang berdiri beberapa meter darinya. Laki-laki itu juga ikut terdiam dan menatap Elina. Keheningan sesaat membuat Elina gugup, ia langsung membalikan badannya dan masuk kembali ke dalam ruang musik. Ia menutup pintu lalu bersandar. Jantungnya tiba-tiba berdegup semakin kencang. Elina menghela nafas pendek lalu memejamkan matanya erat.

Salah tingkah ya ini namanya... mmm susah ya nahan untuk tetap biasa. Habis tiba-tiba aja kita dikagetin dengan sesuatu dan kitanya belum siap. Jadinya ya... nahan seribu malu dengan seribu kemungkinan orang yang melihat kita salah tingkah itu.

Elina menatap kedua orang itu dengan tatapan kosong. Ia menghela nafas lalu membalikan badannya. Rasa sesak itu muncul. Matanya mulai basah, air matanya mulai mengaluir. Walaupun ia tahu menangisi semuanya percuma.

Nggak semuanya bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan. Terkadang ada maksud lain dibalik hal itu. Tapi... kita manusia, ya, harus kita akui kita nggak sekuat itu untuk nahan nangis. Nangis itu nggak salah kok, tapi kita harus pikirin lagi hal apa yang baik untuk kita tangisi dan apa yang tidak pantas untuk kita tangisi.

Satu setengah tahun kemudian...

Masih.
***

*= those feelings will always be there.

January 4, 2012

Francisco Lachowski


FRANCISCO